5 Pesepakbola Keturunan Tionghoa – Indonesia
Oleh: Ilham Santoso
[UNIKNYA.COM] Dunia sepakbola Indonesia pernah mencatat nama-nama pesepakbola keturunan Tionghoa – Indonesia legendaris yang berprestasi bagi timnas Indonesia. Bahkan timnas Indonesia (yang masih bernama Hindia Belanda) pernah masuk pada Piala Dunia 1938 dengan diperkuat oleh penjaga gawang Tan Mo Heng, Pan Hong Tjien, Hu Kon dan Tan Siong Houw. Pemain-pemain keturunan Tionghoa pun selalu lahir sejak dekade 1950an sampai sekarang. Berikut, uniknya.com merangkum 5 Pesepakbola Keturunan Tionghoa – Indonesia Bagian pertama sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya, yaitu 5 Pesepakbola Keturunan Tionghoa – Indonesia Bagian II:
1. Irvin Museng (16 Juli 1992)
![]() Irvin Museng (Sumber: blogspot.com,uniknya.com) | |
Ia adalah seorang pemain berkebangsaan Indonesia kelahiran Makassar. Penyerang ini pernah menjadi pencetak gol terbanyak Danone Cup di Perancis pada tahun 2005, sehingga ia diterima di tim junior Ajax Amsterdam. Kemudian, pemuda yang memiliki tinggi 1,72 meter ini kembali ke PSM Makasar pada tahun 2007 – 2009, kemudian bermain untuk Medan Chief di Liga Primer Indonesia sampai saat ini dan sekarang bergabung dengan Pro Duta.
2. Juan Revi (4 Juni 1986)
![]() Juan Revi (Sumber:gstatic.com) | |
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini kini bermain untuk Deltras Sidoarjo di Liga Super Indonesia. Pemain gelandang ini sebelumnya bermain untuk Arema Indonesia, namun namanya dibesarkan oleh Persikoba Batu sebelum ia terpantau tim PON Jatim untuk mengikuti ajang PON XVII Kaltim 2008. Pria bertubuh 1,76 meter ini pun akhirnya turut membantu kontingen tim sepak bola tersebut meraih emas. Kemudian di lanjutkan di ajang Internasional dengan membawa nama negara pada POM ASEAN XIV di Kuala Lumpur, Malaysia dengan meraih juara ke tiga. Selain gelandang bertahan, Revi juga bisa menempati bek kiri, bek kanan, maupun bek tengah.
3. Kim Jeffrey Kurniawan (23 Maret 1990)
![]() Kim Jeffrey Kurniawan (Sumber:blogspot.com,uniknya.com) | |
Pria kelahiran Mühlacker, Jerman ini sekarang sedang memperkuat Persema Malang di Liga Super Indonesia. Pemain tengah ini merupakan salah satu pemain yang di naturalisasi oleh PSSI selain Christian Gonzalez dan Irfan Bachdim. Pemain bernomor punggung 13 ini direkrut Persema Malang bersama Irfan Bachdim atas ajakan Timo Scheunemann, ketika pelatih Persema ini pulang ke kampung halamannya di Jerman. Beberapa minggu kemudian pemain film Tendangan dari Langit ini, bersama dengan Irfan Haarys Bachdim dan Alessandro Trabucco di undang ke Indonesia untuk bermain dalam laga amal bersama pemain-pemain berbakat lainnya untuk tokoh sepakbola Lucky Acub Zaenal dan Rusdy Bahalwan, di Malang dan Surabaya.
4. Lukman Santoso (8 Juni 1945)
Pria kelahiran Madiun ini adalah salah satu pemain sepak bola Indonesia pada tahun 1970-an. Berposisi sebagai pemain belakang, pemilik nama asli Loa Kwee San ini pernah memperkuat PSIM Mataram dan tim nasional sepak bola Indonesia pra-Olimpiade 1976.
![]() Ilustrasi (Sumber:wordpress.com) | |
Dalam perjalanan kariernya, Lukman bergabung dengan Perseba, Banyuwangi pada tahun 1960, Indonesia Muda dan PSIM, Yogyakarta pada tahun 1963, PSSI pada tahun 1965, dan SuryaNaga dan Persebaya, Surabaya pada tahun 1969.
5. Nova Arianto (4 November 1978)
![]() Nova Arianto (Sumber: blogspot.com,uniknya.com) | |
Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah ini seorang pemain sepak bola Indonesia yang kini bermain untuk Sriwijaya FC, Palembang sebagai Stoper dan Bek (kanan/kiri). Pria beragama Katolik ini lama bermain untuk Persebaya sebelum hijrah ke Persib Bandung.
Vava sendiri dijuluki Nova “suster ngesot” Arianto karena gaya selebrasi golnya adalah dengan mengesot-ngesot di lapangan seperti layaknya suster ngesot. Anak dari pasangan Sartono Anwar (pelatih terkenal yang mengantar PSIS Semarang menjuarai Divisi Utama 1987, Pelatih timnas tahun 80an sampai 90an) dan Tan Djiet Nio ini sudah 85 kali bertanding membela Persib Bandung dan mencetak 8 gol. Pada musim kompetisi 2011-2012 ini, Nova mulai merumput dengan “Laskar Wong Kito” Sriwijaya FC, Palembang. (**)





No comments:
Post a Comment